Adnan Radja Maulana

Become A Coder and Math Solver


Search

Sabtu, 27 Oktober 2012

PEMBUATAN SOL Fe(OH)3


TUJUAN
Membuat koloid dengan cara kondensasi.
ALAT DAN BAHAN
  • Gelas beker
  • Gelas ukur
  • Pipet tetes
  • Pengaduk kaca
  • Pembakar spiritus
  • Kasa + kaki tiga
  • Larutan FeCl3 jenuh
  • Akuades
CARA KERJA
  1. Isi gelas beker dengan akuades. Volume akuades separuh dari volume gelas kimia (50 ml).
  2. Panaskan hingga mendidih.
  3. Saat telah mendidih, matikan pembakar spiritus.
  4. Tambahkan 25 tetes FeCl3 jenuh ke dalam air mendidih.
  5. Aduk hingga larutan berwarna merah kecoklatan.
Apa yang terjadi ketika larutan FeCl3 ditambahkan ke dalam air mendidih?PERTANYAAN
  1. Bagaimanakah persamaan reaksi pada percobaan tersebut?
  2. Apa kesimpulan percobaan ini?
JAWABAN
  1. Larutan FeCl3 akan terhidrolisis membentuk sol Fe(OH)3.
  2. FeCl3(aq)+ 3H2O(l) Fe(OH)3 (koloid) + 3HCl(aq)
  3. Larutan dapat diubah menjadi koloid menggunakan teknik kondensasi, yaitu menggabungkan partikel larutan sejati menjadi partikel koloid. Dalam percobaan ini, larutan FeCl3 diubah menjadi sol Fe(OH)3 menggunakan salah satu cara kondensasi, yaitu hidrolisis (peristiwa penguraian molekul oleh air). Untuk membuktikan apakah Fe(OH)3 adalah suatu koloid, kami mengujinya dengan menyorotkan senter ke cairan tersebut. Karena terjadi penghamburan berkas cahaya, maka Fe(OH)3 merupakan suatu koloid.

Eksperimen: Pelangi Kimia


Alat dan Bahan
1. Silinder ukur; 250 ml
2. Gelas kimia; 100 ml
3. Gula pasir
4. Zat pewarna makanan (biru,kuning,hijau,merah,dll.)
5. Air, H2O

Cara Kerja
1. Buatlah 6 larutan gula masing-masing sebanyak 30 ml dengan konsentrasi yang berbeda-beda (90%,75%,60%,45%,30%,dan15%).
2. Siapkan juga 30 ml air.
3. Berilah warna yang berbeda-beda untuk setiap larutan gula dan air.
4. Masukkan larutan gula dengan konsentrasi terbesar terlebih dahulu ke dalam silinder ukur 250 ml kemudian diikuti dengan konsentrasi yang lebih rendah, demikian seterusnya hingga air yang dimasukka paling akhir. Tuangkan larutan gula dengan hati-hati, jangan sampai saling bercampur dengan larutan sebelumnya di dalam silinder ukur.
5. Amati hasil akhir yang didapat.

Keterangan
Larutan gula sengan berbagai macam konsentrasi akan terpisah di dalam silinder ukur karena masing-masing memiliki berat jenis yang berbeda. Pemberian warna yang berbeda akan menunjukkan bahwa setiap larutan gula tersebut tidak akan saling bercampur di dalam silinder ukur selama campuran tidak diaduk.
(sumber : Permainan Kimia jilid 2diterbitkan oleh PUDAK Scientific, pengarang Yunita)

Eksperimen Sederhana: The Blue Bottle


Kimia mengajarkan kita untuk tahu apa yang ada di sekitar kita. Termasuk sebagai seorang pengajar, entah itu dosen ataupun guru akan sangat menyenangkan jika bisa menyampaikan materi kimia dengan menarik. Salah satunya adalalah dengan eksperimen kimia. Hari ini saya ikut mendampingi praktikum mata kuliah IPA di kelas calon guru SD di Muenster University, Jerman. Berikut kami sajikan satu dari beberapa percobaan kimia sederhana, contoh lain percobaan di berbagai negara juga ada di youtube: 

Blue-Bottle Experiment : Reaksi kimia dalam botol berisi larutan tak berwarna, terdiri dari metilen blue, glukosa, dan larutan NaOH. 
Reaksi ini adalah contoh dari reaksi redoks. Glukosa dalam larutan basa akan teroksidasi oleh oksigen yang berasal dari udara dalam botol dan secara perlahan membentuk asam glukonat. Metilen blue berfungsi sebagai oksidator untuk glukosa. Metilen Blue akan tereduksi menjadi leukometilen blue dan menghasilkan larutan tidak berwarna. setelah kita menggoyangkan botol kembali dengan tersedia oksigen dalam larutan maka leucometilen blue akan teroksidasi kembali dan menghasilkan larutan biru. Kembali didiamkan akan bening kembali dan seterusnya. Salam Science :)

http://www.youtube.com/watch?v=61ek9u9TlfA 

Source : Shakhashiri, B.Z. Chemical Demonstrations: A Handbook for Teachers of Chemistry

Kenali Science lebih dekat :)


sainsKata ‘sains’ sering kali diartikan sebagai sesuatu yang susah, rumit atau bahkan ‘canggih’, sehingga banyak orang yang baru mendengar kata itu langsung mengerutkan kening.
Padahal apa sih sebenarnya sains itu ? apakah benar sains itu begitu anehnya sehingga banyak orang seakan menjauhinya. ibarat kata pepatah, tak kenal maka tak sayang,  kebanyakan orang yang menganggap sains itu menyulitkan mungkin karena mereka belum mengenal sains dari dekat. padahal tanpa disadari, sains sudah menjadi  sahabat yang selama ini senantiasa menemani kehidupan kita.
Mulai dari membuka mata di pagi hari kita sudah menghadapi fenomena sains, seperti matahari terbit, ayam berkokok, udara yang dingin, dsb.. makin siang kita akan semakin bersahabat dengan sains, dimulai dari sabun yang digunakan untuk mandi, pasta gigi, kemudian air yang mengalir di kamar mandi, baju yang kita gunakan, nasi yang kita makan, semuanya itu adalah fenomena sains yang senantiasa menemani kita diamanapun berada.
sains juga memegang peranan yang amat penting bagi perkembangan manusia, lihat barang2 yang memudahkan kita untuk beraktivitas sehari – hari, hp, komputer, tv, notebook, jam tangan dan macam2 benda lainnya, itu semua adalah wujud nyata dari kontribusi sains terhadap umat manusia.
oleh karena itu, maka anggapan yang salah tentang sains harus segera dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan  prikeadilan (nah lo) maksudnya  karena sesungguhnya sains itu bukanlah benda asing, aneh dan rumit, mela
inkan sahabat yang senantiasa ada di sekitar kita..
Melalui blog ini kami ingin menunjukan , bahwa sains itu adalah sahabat kita semua, dengan mencoba memberikan gambaran yang menyenangkan terhadap kegiatan – kegiatan sains untuk khususnya untuk anak. kita akan bersama – sama melihat dan melakukan berbagai macam percobaan.
jadi Sobat Sains, Selamat datang dan selamat berpetualang bersama sains…

Definisi Science


Kata sains berasal dari bahasa latin ” scientia ” yang berarti pengetahuan.
biologiberdasarkan webster new collegiate dictionary definisi dari sains adalah “pengetahuan yang diperolehmelalui pembelajaran dan pembuktian” atau “pengetahuan yang melingkupi suatu kebenaran umum dari hukum – hukum alam yang terjadi misalnya didapatkan dan dibuktikan melalui metode ilmiah. Sains dalam hal ini merujuk kepada sebuah sistem untuk mendapatkan pengetahuan yang dengan menggunakan pengamatan dan eksperimen untuk menggambarkan dan menjelaskan fenomena – fenomena yang terjadi di alam .
physics
pengertian sains jugamerujuk kepada susunan pengetahuan yang orang dapatkan melalui metode tersebut. atau bahasa yanglebih sederhana, sains adalah cara ilmu pengetahuan yang didapatkan dengan menggunakan metode tertentu.
Sains dengan definisi diatas seringkali disebut dengan sains murni, untuk membedakannya dengan sains terapan, yang merupakan aplikasi sains yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia. ilmu sains biasanya diklasifikasikan menjadi dua yaitu :
chem- Natural sains atau Ilmu pengetahuan Alam
-  Sosial sains atau ilmu pengetahuan sosial
berikut ini adalah contoh dari begitu banyak pembagian bidang – bidang sains, khususnya natural sains atau IPA
earth
  • BIOLOGI (Biology) : Anatomi,biofisika,genetika, Ekologi, Fisiologi, taksonomi, virulogi, zoologi, dll
  • KIMIA (Chemistry) : Kimia Analitik, Elektrokimia, Kimia organik, kimia anorganik, ilmu material, kimia polimer, thermokimia
  • Fisika (Physics) : Astronomi, fisika nuklir, kinetika, dinamika, fisika material, optik, mekanika quantum, thermodinamika
  • Ilmu Bumi (Earth Science) : Ilmu lingkungan, geodesi, geologi, hydrologi, meteorologi, paleontologi, oceanografi.

Membuat bom busa :D


Sobat sains tentu sering mendengar tentang bom, ya benar,  namun jangan khawatir yang kita akan jadikan proyek sains kali  ini tidak berbahaya, alih – alih menimbulkan luka, bom yang kita akan buat kali ini hanya akan membuat badan kita basah, itupun kalau kita tidak berhati – hati.
nah sobat sains sudah mulai penasaran bukan, baiklah langsung saja, untuk membuat bom busa, dibutuhkan bahan – bahan dan alat sebagai berikut
  • Air
  • Koran sebagai alas
  • Larutan cuka
  • Baking soda
  • Plastik bening berpenutup
  • diterjen dan pewarna
  • Tisu
Setelah ada bahan bahan tersebut, lakukan dengan prosedur sebagai berikut..
  1. Campurkan air, cuka , pewarna makanan (tergantung kalian mau warna apa), dan diterjen kedalam plastik transparan.bag
  2. Tisu dilebarkan, kemudian taruh satu sendok teh baking soda ke atasnya dan kemudian llipat kembali tisu sehingga, baking soda terlapisi oleh tisu.
  3. Kemudian ini bagian yang menarik, masukkan tisu yang berisi baking soda ke dalam plastik berisi campuran cuka, air yang sudah disiapkan, dan dengan cepat tutup penutup plastik tersebut .
  4. Setelah itu kocok plastik dan taruh di tempat yang aman dalam hitungan detik…… Duar ! busa akan memenuhi plastik dan plastik pun meledak…
bomb
Nah bagaiamana, gampang bukan… kalau kalian tidak percaya silahkan dibuktikan sendiri dirumah. tapi ingat ya, jangan melakukan percobaan ini di dalam rumah, tapi lakukanlah di halaman, atau jika tidak lakukanlah di kamar mandi. harap untuk menggunakan baju siap kotor karena busa berwarna akan menyebabkan baju kalian kotor dan jika terkena baju putih nodanya mungkin sulit dibersihkan.
kalau Sobat sains masih penasaran lakukan ulang pecobaan ini dengan berbagai macam variasi :
1. coba gunakan plastik transparan dengan ukuran yang lebih besar.. apakah kamu perlu menambahkan baking soda, cuka dan air untuk membuat kantong meledak..?
2. pada percobaan normal air yang digunakan adalah air dengan temperatur biasa, apa yang terjadi kalau kalian menggatinya  dengan menggunakan air panas ataupun air dingin..?
3. ganti tisu dengan berbagai macam kertas lain seperti kertas koran, karton, buku tulis dll, apakah akan ada pengaruhnya terhadap ledakan…?
nah sekarang coba kalian tebak, kira – kira mengapa kantong tersebut bisa meledak … ? mau tau jawabannya, coba sobat sains tanyakan kepada teman, orang tua atau guru sains di sekolah, setelah itu tuliskan komentar kalian di bawah ini…
sampai jumpa di proyek2 berikutnya, salam sains…. ” SMART & FUN !” ^_^

Manakah yang lebih panjang??


Manusia diberikan mata oleh Tuhan untuk melihat, dengan mata kita bisa melihat berbagai macam hal, dari mulai pemandangan yang indah, wajah teman2 kita, membaca, menonton televisi, bermain komputer dan masih banyak lagi, tapi tahukah kalian, bahwa mata kita pun seringkali bisa menipu, seperti contoh dibawah ini.
arrowsopticalillusio
Menurut kamu, diantara dua panah ini mana yang batang panahnya lebih panjang, yang kiri atau yang kanan ?
” yang kanan !”
ya benar, secara sekilas memang nampaknya yang kanan batang panahnya lebih panjang dibandingkan yang kiri, tapi tahukah kalian sebenarnya panjang batang panah dua gambar disamping sebenarnya ” sama panjang….”. kalau kalian tidak percaya, kalian bisa membuatnya sendiri dirumah dengan peralatan yang sederhana. cari di rumah kalian alat2 ini :
  • sedotan
  • gunting dan perekat /double tip
Setelah itu kalian lakukan langkah2 berikut :
  1. ambil dua sedotan berwarna putih  (warna lain juga tidak masalah yang terpenting warnanya harus sama, jika tidak sama maka ilusi ini tidak akan bekerja)
  2. kemudian ambil lagi dua buah sedotan dengan warna yang berbeda potong jadi dua.
  3. rekatkan  sedotan putih dengan sedotan yang hijau yang sudah ditekuk dua menyerupai mata panaharrow2
  4. kemudian lakukan hal yang sama pada ujung yang satunya lagi..
Bagaimana ? mudah bukan sekarang coba sobat sains lihat, walaupun terbuat dari sedotan yang sama panjang, namun ternyata hasilnya nampak berbeda.. itulah mata kita, terlepas dari segala macam fungsinya, ternyata mata kita mampu melakukan kesalahan juga lho..
salam sains, ” SMART & FUN !” ^_^